Hutan Cemara Mangunan, Lagu Sunyi Pinus Merkusii

Sinar keemasan yang menembus bagian atas pohon pinus dan langsung menempel di tanah menciptakan kerutan dan sedikit bias yang luar biasa. Deretan pohon yang menakjubkan menempel di langit biru dengan komposisi yang indah. Tak heran jika Hutan Pinus Mangunan menjadi salah satu tujuan hunting foto terbaik di Jogja.

Keren dan meyakinkan. Itulah kesan pertama yang akan Anda rasakan saat pertama kali berjalan di jalan-jalan curam Hutan Pinus Mangunan atau juga dikenal sebagai Hutan Pinus Imogiri. Ribuan pohon pinus menjulang menantang langit seperti penjaga yang siap melindungi Anda dari teriknya matahari. Daya tarik angin yang meluncur melalui celah di pohon juga akan membuat cemas Anda hilang.

Hutan pinus Mangunan adalah tempat yang tepat untuk menghindari hiruk-pikuk rutinitas. Di tempat ini tidak ada tenggat waktu untuk berburu, suara kendaraan yang memekakkan telinga atau ibu yang mengganggu bertanya kapan dia lulus universitas. Semuanya terasa begitu bebas dan longgar. Sejauh yang bisa dilihat mata, hanya pepohonan, pepohonan dan pepohonan. Tapi hati-hati jika Anda datang sendiri, jangan biarkan diri Anda “memukul” saat melihat pasangan muda bersenang-senang dengan selfie atau mereka yang melakukan pemotretan sebelum pernikahan.

Sebelum menjadi salah satu tujuan wisata yang populer, awalnya Pine Forest Mangunan adalah tanah tandus. Kemudian, areal seluas 500 hektare itu ditanam dengan Merkusii, Mahoni, Akasia, Kemiri dan Kayu Putih. Selama bertahun-tahun, pohon menjadi subur. Tanah steril berubah menjadi hutan. Daerah spesifik yang ditanami pinus menjadi tujuan wisata.

Untuk menambah suasana yang asyik, menara penampungan di atas pohon telah dibangun di kawasan hutan ini. Kemudian Anda bisa memanjat menara dan melihat sekeliling ke segala arah. Jika Anda aman dan acuh tak acuh, Anda bisa menjerit secepat mungkin untuk melepaskan rasa apapun. Suara Anda yang memantul di pepohonan akan menimbulkan gema. Selain menara observasi, ada juga tersedia bangku yang terbuat dari batang pohon tua di sini. Anda bisa bersantai di bank.

Jika Anda ingin menikmati suasana damai hutan Pinus Mangunan, Anda bisa datang kapan pun Anda mau. Karena kawasan ini tidak berlaku jam perhatian pengunjung. Pagi hari adalah waktu terbaik untuk menikmati suasana hutan yang khas, lengkap dengan kelembaban dari kelembaban yang merembes ke dalam pantulan sinar matahari. Sementara sore hari menjadi momen syahdu untuk menikmati angin dan melihat mega yang berubah warna.

Lokasi dan akses ke Hutan Cemerlang Mangunan

Hutan Puncak Mangunan terletak di Desa Mangunan, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Lokasinya tak jauh dari kompleks Makam Raja Imogiri dan taman buah Mangunan. Karena tidak ada angkutan umum yang melayani rute ke tempat ini, lebih baik mengambil kendaraan pribadi. Dari Terminal Giwangan, Jogja, Anda bisa menyusuri Jalan Imogiri Timur. Jika Anda sampai di Imogiri Anda bisa mengikuti petunjuk yang sudah ada. Kondisi jalan yang diaspal, sehingga perjalanan Anda akan lebih mudah.

Harga tiket

Untuk menikmati pesona hutan pinus Mangunan ini, tidak perlu membayar biaya masuk. Anda hanya membayar biaya parkir sebesar 3.000 rupee untuk sepeda motor dan 10.000 rupee untuk mobil.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*